Sabtu, 27 Agustus 2016

Eksplor Tempat Belanja di Sekitar Aston Samarinda

 Hallo, Sobat Travelers. Siapa yang belum pernah mengunjungi Kota Samarinda?

“Saya!”

Saatnya kamu untuk mengunjungi Kota Samarinda yang merupakan ibukota dari Provinsi Kalimantan Timur.

“Aye aye, captain.”

Kota Samarinda ini juga merupakan kota terbesar yang ada di Kalimantan. Ada banyak tempat wisata yang bisa Sobat Travelers kunjungi mulai dari wisata kuliner, wisata belanja, hiburan, seni, sejarah seperti Masjid Islamic Center Samarinda, dan wisata alamnya yang kaya dan menakjubkan seperti Air Terjun Tanah Merah, Telaga Permai Batu Bersaung, Air Terjun Pinang Seribu dan masih banyak lainnya. Contoh lainnya, ya KFC tempat Icha Hairunnisa nongkrong.

Untuk Sobat Travelers yang berasal dari luar kota Samarinda, pastinya sangat membutuhkan tempat untuk bermalam selama berlibur ke kota ini. Kecuali Perdana Menteri Kura-Kura yang rumahnya dibawa kemana-mana.

Ada banyak hotel di Kota Samarinda yang siap menyediakan tempat untuk kamu beristirahat di sana. Salah satunya adalah Hotel Aston Samarinda yang bisa menjadi referensi tempat menginap di kota ini. Menginap di Hotel Aston Samarinda dapat memberikan pengalaman baru buat Sobat Travelers.

Hotel Aston Samarinda terletak di Jalan Pangeran Hidayatullah, Samarinda. Hotel yang dibangun tahun 2009 ini memiliki jumlah kamar sekitar 165 ruangan dengan fasilitas dan harga yang beragam. Terdapat beberapa tipe kamar yang bisa kamu pilih sesuai dengan keinginan dan kebutuhan seperti Deluxe Room Only yang tidak mendapat fasilitas menu sarapan, Superior, Deluxe, Bussines Suite, dan Junior Suite. Harga terendah untuk menginap per malamnya adalah Rp735.680. Harga dapat berubah sesuai dengan promo yang sedang diberlakukan.


Sumber: http://www.aston-international.com

Rabu, 17 Agustus 2016

Ruang Sendiri Untuk Cari Pokemon

Lagu zaman sekarang aneh-aneh. Dari judulnya aja udah aneh. Contohnya lagu Fatin featuring Overtunes yang judulnya “Kaulah Kamuku”. Ini maksudnya apa? Emang bisa gitu subyek (kata ganti orang kedua) jadi kepemilikan seolah-olah benda? Setelah “Kaulah Kamuku”, nanti ada “Akulah Akumu”, “Kitalah Merekanya Kalian”.

Padahal lirik lagu “Kaulah Kamuku” ini manis banget. Bercerita tentang cewek yang pulang sekolah kehujanan, lalu bercanda berdua dengan cowok sampai keduanya bertanya-tanya, apakah mereka telah jatuh hati? Romantis.

Mungkin karena kolaborasi dengan Overtunes, judulnya jadi “Kaulah Kamuku”. Coba kalau Fatin duet dengan Samurai X, nanti jadinya “Kaulah Kamiki”. Iya, karena ada salah satu pemeran di film Samurai X yang namanya Ryunosuke Kamiki. Semoga Fatin nggak pernah kepikiran duet dengan Samurai X. Kalau sampai jadi kenyataan, kasihan Fatin, selesai nyanyi, bisa-bisa ditebas pedang.

Lebih unik lagi, lagu Tulus terbaru yang judulnya “Ruang Sendiri”. Di liriknya ada kata “evolusi”. Oke... Sekarang eranya Pokemon berjaya, terus Tulus masukin kata evolusi ke lagunya. Mungkin ketika penciptaan lagu, selain cari nada, Tulus juga cari candy untuk mengevolusi Pokemon. Daripada ngumpulin sejuta KTP untuk jadi Teman Ahok, mending ngumpulin 50 Ekans candy untuk evolusi jadi Arbok. Jadilah Teman Arbok. Apa sih. Politik.

Ngomong-ngomong Pokemon, sekarang udah ada lagu dangdut yang bertema Pokemon. Judulnya Cari Pokemon. Penyanyinya gadis cilik bernama Faiha. Liriknya begini nih.

Pokemon, Pokemon, dimana kamu?
Ku mencarimu ingin menangkapmu
Pokemon, Pokemon, dimana kamu?
Ku mau kamu jadi milikku

Wait... What? “Ku mau kamu jadi milikku”? Maksudnya, Dek? Mau memacari Pokemon, begitu? Yakin? Bayangin aja. Pacaran sama Charmander yang buntutnya berapi, kesenggol dikit, bisa gosong. Atau pacaran dengan Pikachu si Pokemon listrik. Cipika-cipiki sama Pikachu, kesetrum. Bulbasaur? Dicambuk. Squirter? Nyemburin air.

Setelah mendengar lagu ini, respons saya: gila. Industri musik dangdut bener-bener gercep (gerak cepat). Hidup ini keras. Setiap apa-apa yang sedang booming, tahu-tahu ada lagu dangdutnya. Tahu bulat, udah ada lagunya, belum? Sama seperti penerbit buku, tiap ada figure yang bikin heboh di social media, pasti diajakin bikin buku. Tumpukan naskah dari penulis pemula, apa kabar? Kasihan tuh, tarif nge-print mahal. Hitam-putih 1.500. Berwarna 2.000. Ale-ale seribu.

Oh ya, kalau mau tahu harga-harga produk, ke www.priceza.co.id aja.

Wattpad jutaan kali dibaca, dibukuin. Udah dibaca, kenapa dibukuin? Yang semula gratis, kenapa jadi berbayar? Aneh. Kalau memang punya potensi, harusnya penulis Wattpad itu disuruh bikin naskah baru aja sih. Jadi, editor membimbing penulisan dari nol. Jangan langsung main enaknya aja, copas dari Wattpad tanpa diedit, terus dicetak jadi buku dan distempel “Sudah Sekian Juta Kali Dibaca di Wattpad”. Siapa peduli? Dulu, chat saya juga sudah jutaan kali dibaca mantan, tapi nggak ada balasan. Dia udah nggak peduli sama saya lagi.

Tapi sekarang saya udah nggak terusik dengan bayang-bayang mantan. Sebab siluet Pokemon yang belum saya miliki di nearby Pokemon Go lebih bikin penasaran. Saya udah nggak peduli dengan masa lalu. Karena saya udah bisa Goyang Pokemon. Biar hati move on. Ayo kita kemon.

Biar mirip Pokemon Trainer di anime, pakai topi yang sama dengan Ash. Cek harganya di Priceza!



Jumat, 05 Agustus 2016

Suicide Squad Indonesia

Suicide Squad adalah film DC Extended Universe yang menampilkan sekumpulan penjahat bertindak heroik dalam menjalankan sebuah misi bunuh diri. Kenapa disebut misi bunuh diri? Karena lawan mereka bukanlah manusia.



Karakter-karakter yang bermain di film antihero ini punya kemiripan dengan beberapa artis Youtube yang terkenal di Indonesia.