Langsung ke konten utama

Postingan

Ada Apa dengan Mamet?

Nama saya Rangga. Saya hanyalah seorang pelajar SMA biasa. Saya lebih memilih mengisi jam istirahat dengan baca buku di perpustakaan daripada baca koran di toilet khusus guru. sumber: Google Image Semua berubah ketika Pak Wardiman sang penjaga sekolah, tanpa sepengetahuan saya, mengikutkan puisi buatan saya dalam lomba cipta puisi tahunan yang diadakan oleh pihak sekolah. Lomba tersebut berhadiah sepeda kumbang. Tak dinyana, puisi buatan saya menang. Pak Wardiman mengambil hadiah sepedanya, kumbangnya untuk saya.  Setelah saya resmi jadi pemenang lomba puisi tanpa sengaja, ada cewek mading yang ngejar-ngejar saya untuk minta wawancara. “Kamu Rangga, kan?” tanya cewek mading tersebut sambil ngajak salaman. Tapi saya abaikan tangan halusnya yang terjulur. Berhubung lupa kobokan, tangan saya masih ada bumbu rendang. Sebab saya makan siang di RM Padang. “Bukan. Saya sebenarnya siluman tengkorak,” kata saya berpura-pura. “Oh.” Cewek itu langsung percaya dan...

Reviewception

Setelah saya mendapat review dari 13 orang, kini giliran saya me- review review tersebut. Jadilah reviewception . sumber: www.indiewire.com “Haris Firmansyah? Udah pada kenal? Kalau belum, kenalan gih! Kasian dia jomblo. Sesekali inbox lah, biar inbox-nya enggak sepi. Eh.” Endang Indri Astuti bilang saya jomblo dan inbox saya sepi. Saya menyangkalnya. Sebab kenyataannya, inbox saya nggak sepi-sepi amat. Ada aja yang kirim pesan ke inbox saya. Walaupun kebanyakan akun robot bule yang ngajak kenalan dan memuji saya, “Sweet.” Endang cukup niat mengulik keunikan tulisan saya. Nggak cuma novel dan blog yang diulas. Dia juga membahas status yang saya update di Facebook sampai gaya saya ketika foto di bawah pohon rindang. Saya sedekap dibilang kedinginan, padahal niatnya mencoba tampil cool. Tapi jadinya malah memberi kesan terlalu dingin, jadinya mirip Tukul. Iya, maksudnya, too cool. Ngomong-ngomong sedekap, kalau di Thailand, sedekap itu sebuah sapaan. Sewedek...

13 Review tentang Haris Firmansyah

Berikut adalah review dari teman-teman saya yang cakep tentang saya dan tulisan saya dalam rangka memperingati ulang tahun pertama blog Hari-Hari Haris. 1. Endang Indri -  Inilah Alasan Kenapa Tulisan-Tulisan Haris Firmansyah Wajib Kamu Baca 2. Asep Dani -  Inilah Fakta Unik yang Kalian Belum Ketahui tentang Haris Firmansyah 3. Icha Hairunnisa -  (88) Days of Haris Firmansyah 4.  Rahul Syarif -  Hari-Hari Haris: Nyeleneh Tapi Serius   5. Yoga Akbar Sholihin -  365 Hari(s) 6.  Rifqi Banyol -  Hari Hari Saya 7. Doni Jaelani -  Space Available dari Haris Firmansyah   8.  Risma Rusli -  Hari Hari Haris 9.  Hadi Kurniawan -   Haris Pernah Bikin Naskah Buku Menggunakan Ponsel   10. Heru Arya -  Blog Haris Firmansyah: Blogger Jomlo yang Religius   11. Bimo Aji -  5 Fakta Menarik tentang Haris si Penulis yang Dilematis 12.  Rohma Azha -  Review Untuk Nove...

5 Ujian Sulit Setelah Ujian Nasional

Seorang siswi modis di Medan mengancam bakal menandai polwan karena berani menilang dia. Dia mengaku anak jenderal dan bisa menurunkan pangkat polwan tersebut. Dari elder ke member. Jiah. Ternyata dia main COC.  Ternyata klen satu clan. Sebenarnya polwan nggak perlu takut ditandai. Bisa aja siswi ini punya usaha sampingan di Facebook. Apa ruginya sih ditandai di foto sprei? Tapi siswi ini masih mending daripada Boy. Dia ditilang, ngaku anak jenderal. Kalau Boy yang ditilang, tetap aja ngaku anak jalanan. Ketika ada remaja putri mengaku anaknya, sang jenderal malah mengaku hanya punya tiga anak. Cowok semua. Kemudian ada cowok yang nyahut, “Daripada ngaku jadi anak jenderal tapi nggak diakui, mending ngakuin gue sebagai pacar lo aja. Gue nggak bakal menyangkal.” Cowok ini pasti belum pernah disakiti oleh cewek cantik. Polwan aja dibentak, apalagi cowok yang tampilannya nggak beda jauh dengan polisi tidur. Dari kasus di atas, kita bisa menarik pesan moral: zaman...

Alasan Rangga Tidak Pulang Menemui Cinta

Mungkin kita pernah bertanya-tanya, kenapa Rangga nggak pulang-pulang? Padahal di Indonesia ada Cinta. Cinta Laura dan Cinta Kuya. Rangga memang sudah berjanji kepada Cinta, bahwa dirinya akan pulang setelah bulan purnama. Tapi sampai Bulan Terbelah di Langit Amerika dan gubernur Jakarta sudah Basuki Tjahaja Purnama, kenapa Rangga nggak pulang-pulang? Katanya kerja mencari uang. Untungnya, teman Cinta yang namanya Carmen hanya hobi bermain basket dan nggak suka-suka amat dengan dangdut. Jadi nggak ada yang meracuni otak Cinta sehingga pertanyaan Cinta kepada Rangga hanya sampai situ. Nggak sampai nanya-nanya sambil goyang dribble di Youtube. "Abang dimana? Dengan siapa? Aku curiga tiada kabarnya. Abang, Abang, cepatlah kau pulang!" Bisa copot mata Rangga. Alasan Rangga nggak bisa pulang karena Rangga sibuk menumpas kejahatan di Amerika Serikat. Ini masuk akal. Rangga adalah Spiderman. ***

Hari Film Nasional

Katanya, kebangkitan film Indonesia dimulai dengan film ‘Petualangan Sherina’ dan ‘Ada Apa Dengan Cinta?’. Tahun ini AADC2 bakal tayang setelah 14 tahun film pertamanya rilis. Rangga udah jadi mas-mas berponi sementara Cinta makin seksi dan bertato. Rangga Sm*sh dan Cinta Penelope. Dibanding AADC, saya lebih suka akting Nicholas Saputra sewaktu jadi kurir di film Janji Joni. Ngomong-ngomong Janji Joni, Joko Anwar sang sutradara film tersebut pernah berjanji di twitter. "Kalau hari ini follower gue tembus 3 ribu, gue bakal bugil di minimarket." Begitu janjinya. Dan pada hari yang sama, follower Joko Anwar tembus 13 ribu. Tapi dia beneran nepatin janji. Dia bugil masuk minimarket. Untungnya, dulu plastik masih gratis. Kalau sekarang Joko Anwar nggak pakai baju masuk minimarket, bakal dipalak 200 perak sama kasirnya sembari ditanya, “Mau diplastikin?”

Blogger Baper: Ketika Blogger Jadi Baper

Ini antologi ketiga yang saya baca yang diawali dengan ceritanya Meykke Santoso. Ibarat tur stand up comedy, Meykke ini memang cocoknya jadi opener. Ceritanya bisa menyedot perhatian pembaca. Bisa dibilang cerita Meykke di Blogger Baper adalah lanjutan dari ceritanya di Unforgettable Baper Moments. Masih baper-bapernya. Dan masih sempet-sempetnya saya promosi buku sendiri. Di sini, Nurul Prayoga menceritakan pengalaman masa lalu dengan absurd dan lebay. Dan itu yang bikin saya terkekeh geli. Doni Jaelani alias Dijeh, salah satu blogger idola saya, turut menyumbang cerita cintanya di sini. Khas Dijeh banget. Penuh jokes segar. Cerita Ahmad Fauzi si mahasiswa Mesir juga lumayan kece. Dan endingnya, ya ampun, kalem tapi nodongin pisau. Nusuk banget. Baper United karangan Topik Dwi juga patut disimak. Ceritanya Topik baper gara-gara jersey pemberian mantan. Sama ngenesnya dengan cerita asmara Heru Arya si Pangeran Baper. Bayangin, Heru pernah diputusin via email. Canggih be...

Ciptaloka: Desain Kaos Tanpa Ribet

Akhirnya, ada juga jasa print kaos desain sendiri yang harganya under 100k. Belakangan, saya emang hobi beli baju yang didesain sendiri. Bukan kaos yang sudah ditentukan toko. Lebih puas aja rasanya pakai baju yang saya mau. Biasalah, anak caper. Kali ini saya mau ulas Ciptaloka.com. Sebuah situs “Print on Demand” yang menyediakan layanan untuk mencetak gambar secara  custom di berbagai macam media, seperti t-shirt, casing handphone dan batu. Iya, benar. Saya nggak salah ketik. Batu. Sama seperti ketika kita belajar di waktu muda. Bagai mengukir di atas batu. Anti-mainstream. Kenangan yang diukir di atas batu jadi lebih tahan lama dong. Awet. Nggak kayak hubungan kamu sama mantan kamu yang nggak ada awet-awetnya. Tapi untuk sekarang, saya mau fokus mengulas jasa desain kaos yang disediakan Ciptaloka.