Nama saya Rangga. Saya hanyalah seorang pelajar SMA biasa. Saya lebih memilih mengisi jam istirahat dengan baca buku di perpustakaan daripada baca koran di toilet khusus guru. sumber: Google Image Semua berubah ketika Pak Wardiman sang penjaga sekolah, tanpa sepengetahuan saya, mengikutkan puisi buatan saya dalam lomba cipta puisi tahunan yang diadakan oleh pihak sekolah. Lomba tersebut berhadiah sepeda kumbang. Tak dinyana, puisi buatan saya menang. Pak Wardiman mengambil hadiah sepedanya, kumbangnya untuk saya. Setelah saya resmi jadi pemenang lomba puisi tanpa sengaja, ada cewek mading yang ngejar-ngejar saya untuk minta wawancara. “Kamu Rangga, kan?” tanya cewek mading tersebut sambil ngajak salaman. Tapi saya abaikan tangan halusnya yang terjulur. Berhubung lupa kobokan, tangan saya masih ada bumbu rendang. Sebab saya makan siang di RM Padang. “Bukan. Saya sebenarnya siluman tengkorak,” kata saya berpura-pura. “Oh.” Cewek itu langsung percaya dan...
Illuminati di Doctor Strange 2 itu ibarat formasi Hero di Mobile Legends: Captain Carter - Tank Captain Marvel - Fighter Black Bolt - Assassin Mr Fantastic - Support Professor X - Marksman 5 v 1 Scarlet Witch - Mage Ceritanya, Assassin sama Support maju duluan, Tanker malah di belakang. Fighter farming. Marksman AFK. Scarlet Witch pakai spell untuk ngunci skill Black Bolt (kena stun), terus first blood. Lihat temennya mati, Mr Fantastic kepancing, terus ikut nyerang sendiri, nggak ngajak-ngajak Tanker atau Fighter. Scarlet Witch gunain skill 1 buat lumpuhin Mr Fantastic. Di Lane sisa Captain Carter dan Captain Marvel sebagai Tanker dan Fighter. Harusnya Wanda bisa dikalahkan dengan keroyokan, tapi Tanker sama Fighter malah berpencar. Wanda jadi bisa ngalahin lawannya satu persatu. Professor X sebagai Marksman akhirnya masuk permainan setelah AFK akibat susah sinyal. Tapi dia bingung temen-temennya udah mati. Dari jarak jauh, Professor X nyerang dengan menjebak Wanda ke alam p...