Nama saya Rangga. Saya hanyalah seorang pelajar SMA biasa. Saya lebih memilih mengisi jam istirahat dengan baca buku di perpustakaan daripada baca koran di toilet khusus guru. sumber: Google Image Semua berubah ketika Pak Wardiman sang penjaga sekolah, tanpa sepengetahuan saya, mengikutkan puisi buatan saya dalam lomba cipta puisi tahunan yang diadakan oleh pihak sekolah. Lomba tersebut berhadiah sepeda kumbang. Tak dinyana, puisi buatan saya menang. Pak Wardiman mengambil hadiah sepedanya, kumbangnya untuk saya. Setelah saya resmi jadi pemenang lomba puisi tanpa sengaja, ada cewek mading yang ngejar-ngejar saya untuk minta wawancara. “Kamu Rangga, kan?” tanya cewek mading tersebut sambil ngajak salaman. Tapi saya abaikan tangan halusnya yang terjulur. Berhubung lupa kobokan, tangan saya masih ada bumbu rendang. Sebab saya makan siang di RM Padang. “Bukan. Saya sebenarnya siluman tengkorak,” kata saya berpura-pura. “Oh.” Cewek itu langsung percaya dan...
Tren baru yang memukau pengguna TikTok adalah "AI interrupting meme". Teknologi kecerdasan buatan (AI) mengubah alur cerita dari video-viral yang sudah populer dengan sentuhan humor baru. Misalnya, video orang kepleset jadi tidak jatuh, es teler tidak jadi tumpah, dan mbak-mbak UGM tidak mengeluarkan kata bercyanda. Salah satu video ikonik yang diubah alurnya oleh AI adalah video jokes Balaraja. Video ini menggambarkan sekelompok driver taksi online yang sedang berdiskusi santai tentang pandemi corona sebagai bala bencana. Pria berambut gondrong yang dikenal sebagai Bang Gondrong oleh anak-anak di tongkrongannya menjadi pusat perhatian dalam obrolan ini. Ketika Bang Gondrong sedang menjelaskan teorinya tentang bala bencana, seorang teman yang baru datang menyelipkan celetukan, "Ada juga bala yang bagus, bala bantuan." Meskipun diinterupsi, Bang Gondrong menghargai humor tersebut dan tertawa bersama teman-temannya. Jokes lain pun muncul seperti "Ada juga bala ya...