Nama saya Rangga. Saya hanyalah seorang pelajar SMA biasa. Saya lebih memilih mengisi jam istirahat dengan baca buku di perpustakaan daripada baca koran di toilet khusus guru. sumber: Google Image Semua berubah ketika Pak Wardiman sang penjaga sekolah, tanpa sepengetahuan saya, mengikutkan puisi buatan saya dalam lomba cipta puisi tahunan yang diadakan oleh pihak sekolah. Lomba tersebut berhadiah sepeda kumbang. Tak dinyana, puisi buatan saya menang. Pak Wardiman mengambil hadiah sepedanya, kumbangnya untuk saya. Setelah saya resmi jadi pemenang lomba puisi tanpa sengaja, ada cewek mading yang ngejar-ngejar saya untuk minta wawancara. “Kamu Rangga, kan?” tanya cewek mading tersebut sambil ngajak salaman. Tapi saya abaikan tangan halusnya yang terjulur. Berhubung lupa kobokan, tangan saya masih ada bumbu rendang. Sebab saya makan siang di RM Padang. “Bukan. Saya sebenarnya siluman tengkorak,” kata saya berpura-pura. “Oh.” Cewek itu langsung percaya dan...
Doraemon Movie 44 menjadi salah satu film yang paling menarik perhatian penggemar Doraemon. Film berjudul Doraemon the Movie: Nobita's Art World Tales ini menghadirkan kisah baru yang membawa Nobita dan teman-temannya masuk ke dunia lukisan penuh keajaiban. Film tersebut merupakan film Doraemon ke-44 sekaligus bagian dari perayaan 45 tahun seri film layar lebar Doraemon. Di Jepang, film ini resmi tayang pada 7 Maret 2025. Doraemon Movie 44 Mengangkat Dunia Seni yang Penuh Misteri Doraemon Movie 44 Doraemon Movie 44 mengusung latar berbeda dibanding film-film sebelumnya. Kali ini, Doraemon dan Nobita menjelajahi Kerajaan Arturia, sebuah dunia buku bergambar yang terinspirasi dari seni Eropa abad pertengahan. Petualangan dimulai ketika Doraemon menggunakan alat rahasia bernama Cahaya Hairikomi . Alat tersebut memungkinkan mereka masuk ke dalam sebuah karya seni. Di sana mereka bertemu seorang gadis bernama Claire. Ia mengajak Doraemon, Nobita, Shizuka, Giant, dan Suneo mencari seb...