Nama saya Rangga. Saya hanyalah seorang pelajar SMA biasa. Saya lebih memilih mengisi jam istirahat dengan baca buku di perpustakaan daripada baca koran di toilet khusus guru. sumber: Google Image Semua berubah ketika Pak Wardiman sang penjaga sekolah, tanpa sepengetahuan saya, mengikutkan puisi buatan saya dalam lomba cipta puisi tahunan yang diadakan oleh pihak sekolah. Lomba tersebut berhadiah sepeda kumbang. Tak dinyana, puisi buatan saya menang. Pak Wardiman mengambil hadiah sepedanya, kumbangnya untuk saya. Setelah saya resmi jadi pemenang lomba puisi tanpa sengaja, ada cewek mading yang ngejar-ngejar saya untuk minta wawancara. “Kamu Rangga, kan?” tanya cewek mading tersebut sambil ngajak salaman. Tapi saya abaikan tangan halusnya yang terjulur. Berhubung lupa kobokan, tangan saya masih ada bumbu rendang. Sebab saya makan siang di RM Padang. “Bukan. Saya sebenarnya siluman tengkorak,” kata saya berpura-pura. “Oh.” Cewek itu langsung percaya dan...
Kak Gem adalah TikToker yang sedang naik daun karena konsisten memberikan kata-kata untuk para follower. Ketenaran Kak Gem dimulai ketika figurnya direkam oleh anak SD yang meminta kata-kata. “Kak Gem, Kak Gem, kata-katanya dong,” pinta anak SD yang merekam aksi Kak Gem. Kak Gem yang membelakangi kamera, serta-merta membalikkan badannya dan berujar santai. “Oke, singkat saja. Terserah Tuhan mau kasih jodoh orang mana, yang penting bukan orang Israel. Paham?!” Setelah melontarkan kata-kata berpengaruh tersebut, beliau joget dengan santainya. Goyangan asoy Kak Gem diiringi oleh lagu Persija OT. Lugas. Bernas. Jakarta-sentris. Namun, tegas melawan paham zionis. Mari kita bedah kata-kata singkat Kak Gem tersebut. Pertama, Kak Gem percaya dengan Qada dan Qadar dengan menyerahkan urusan jodoh kepada Tuhan. Namun, Kak Gem tahu bahwa ada nasib yang bisa diubah dengan doa, dengan meminta secara spesifik untuk tidak dijodohkan dengan orang Israel. Kenapa Kak Gem tidak mau berjodoh dengan orang I...