Nama saya Rangga. Saya hanyalah seorang pelajar SMA biasa. Saya lebih memilih mengisi jam istirahat dengan baca buku di perpustakaan daripada baca koran di toilet khusus guru. sumber: Google Image Semua berubah ketika Pak Wardiman sang penjaga sekolah, tanpa sepengetahuan saya, mengikutkan puisi buatan saya dalam lomba cipta puisi tahunan yang diadakan oleh pihak sekolah. Lomba tersebut berhadiah sepeda kumbang. Tak dinyana, puisi buatan saya menang. Pak Wardiman mengambil hadiah sepedanya, kumbangnya untuk saya. Setelah saya resmi jadi pemenang lomba puisi tanpa sengaja, ada cewek mading yang ngejar-ngejar saya untuk minta wawancara. “Kamu Rangga, kan?” tanya cewek mading tersebut sambil ngajak salaman. Tapi saya abaikan tangan halusnya yang terjulur. Berhubung lupa kobokan, tangan saya masih ada bumbu rendang. Sebab saya makan siang di RM Padang. “Bukan. Saya sebenarnya siluman tengkorak,” kata saya berpura-pura. “Oh.” Cewek itu langsung percaya dan...
Menurut pariwara di televisi, setiap perdebatan bisa diselesaikan dengan duduk bareng dan ngeteh. Ternyata minuman bisa menyelesaikan masalah. Kalau begitu, kita butuh resep minuman segar untuk meredam panasnya infinity war di dunia kuliner. Sate klatak yang dimakan Aprilia Kumala Sewaktu trailer Infin i ty War rilis, semua fanboy Marvel kelojotan. Mulai bermunculan artikel-artikel yang memuat fakta terbaru dari film keroyokan superhero tersebut. Dari trailer yang berdurasi dua menitan itu tampak Steve Roger berewokan, bulu kuduk Peter Parker berdiri dan T.H.A.N.O.S. sudah mulai mengoleksi infinity stone. Entah mengapa Steve Roger berewokan, mungkin ikut #NovemberNoShave yang keterusan meski sudah ganti bulan. Bisa juga Peter Parker merinding bukan karena insting laba-labanya mulai aktif, melainkan karena dengar pengamen bersuara merdu bernyanyi di bus jemputan sekolah. Konflik utama Infinity War berkisar tentang perebutan bebatuan sakti antara T.H.A.N.O.S. dan A...