Nama saya Rangga. Saya hanyalah seorang pelajar SMA biasa. Saya lebih memilih mengisi jam istirahat dengan baca buku di perpustakaan daripada baca koran di toilet khusus guru. sumber: Google Image Semua berubah ketika Pak Wardiman sang penjaga sekolah, tanpa sepengetahuan saya, mengikutkan puisi buatan saya dalam lomba cipta puisi tahunan yang diadakan oleh pihak sekolah. Lomba tersebut berhadiah sepeda kumbang. Tak dinyana, puisi buatan saya menang. Pak Wardiman mengambil hadiah sepedanya, kumbangnya untuk saya. Setelah saya resmi jadi pemenang lomba puisi tanpa sengaja, ada cewek mading yang ngejar-ngejar saya untuk minta wawancara. “Kamu Rangga, kan?” tanya cewek mading tersebut sambil ngajak salaman. Tapi saya abaikan tangan halusnya yang terjulur. Berhubung lupa kobokan, tangan saya masih ada bumbu rendang. Sebab saya makan siang di RM Padang. “Bukan. Saya sebenarnya siluman tengkorak,” kata saya berpura-pura. “Oh.” Cewek itu langsung percaya dan...
Setiap anak tentu memiliki cita-citanya masing-masing. Ya, cita-cita merupakan suatu hal yang sangat penting untuk dimiliki oleh setiap anak. Sebab, cita-cita tersebut akan mendukung anak-anak untuk menjalani proses tumbuh dan berkembang secara lebih terarah. Sehingga, mereka bisa menjadi generasi penerus bangsa yang unggul di masa depan berkat cita-cita tersebut. Untuk bisa menggapai cita-cita di masa depan, setiap anak perlu mendapatkan dukungan dari para orang dewasa, salah satunya yakni melalui pendidikan. Pendidikan sangat penting untuk menggapai cita-cita karena umumnya pendidikan yang baik akan membantu mereka menjadi generasi penerus bangsa yang unggul. Sehingga, anak-anak bisa meraih cita-citanya dengan bekal pendidikan yang terbaik. Walaupun pendidikan sangat penting, sayangnya belum semua anak Indonesia mendapatkan pendidikan yang memadai. Bahkan, banyak anak Indonesia yang putus sekolah karena faktor ekonomi dan membutuhkan donasi online dari para pendeka...