Nama saya Rangga. Saya hanyalah seorang pelajar SMA biasa. Saya lebih memilih mengisi jam istirahat dengan baca buku di perpustakaan daripada baca koran di toilet khusus guru. sumber: Google Image Semua berubah ketika Pak Wardiman sang penjaga sekolah, tanpa sepengetahuan saya, mengikutkan puisi buatan saya dalam lomba cipta puisi tahunan yang diadakan oleh pihak sekolah. Lomba tersebut berhadiah sepeda kumbang. Tak dinyana, puisi buatan saya menang. Pak Wardiman mengambil hadiah sepedanya, kumbangnya untuk saya. Setelah saya resmi jadi pemenang lomba puisi tanpa sengaja, ada cewek mading yang ngejar-ngejar saya untuk minta wawancara. “Kamu Rangga, kan?” tanya cewek mading tersebut sambil ngajak salaman. Tapi saya abaikan tangan halusnya yang terjulur. Berhubung lupa kobokan, tangan saya masih ada bumbu rendang. Sebab saya makan siang di RM Padang. “Bukan. Saya sebenarnya siluman tengkorak,” kata saya berpura-pura. “Oh.” Cewek itu langsung percaya dan...
Setelah anime Tokyo Revengers season pertama menayangkan episode terakhir di Youtube, penonton seperti kekurangan asupan cerita tawuran. Sampai-sampai yang belakangan viral di TikTok adalah cuplikan podcast dari Youtube tentang cerita tawuran anak STM. Konflik yang terjadi di film adaptasi komik Tokyo Revengers tercetus karena seorang anggota geng yang ingin membalaskan dendam untuk temannya jadi korban pengeroyokan. Dendam pribadi itu difasilitasi oleh kelompoknya sampai pecah perseteruan antara dua kubu. Tawuran di film Tokyo Revengers tidak sampai memakan korban jiwa. Sebab sang jagoan, yaitu Takemichi, bisa kembali ke masa lalu dan mencegah temannya terbunuh. Dengan Takemichi berhasil menyelamatkan tokoh kunci yang seharusnya tewas karena aksi tawuran, masa depan pun bisa lebih baik. Dari semua momen hidup Takemichi, mengapa masa muda yang dipilih untuk diperbaiki? Sebab masa remaja itulah yang menentukan seperti apa seseorang ketika dewasa kelak. Pilihan penting dalam jalan ...