Nama saya Rangga. Saya hanyalah seorang pelajar SMA biasa. Saya lebih memilih mengisi jam istirahat dengan baca buku di perpustakaan daripada baca koran di toilet khusus guru. sumber: Google Image Semua berubah ketika Pak Wardiman sang penjaga sekolah, tanpa sepengetahuan saya, mengikutkan puisi buatan saya dalam lomba cipta puisi tahunan yang diadakan oleh pihak sekolah. Lomba tersebut berhadiah sepeda kumbang. Tak dinyana, puisi buatan saya menang. Pak Wardiman mengambil hadiah sepedanya, kumbangnya untuk saya. Setelah saya resmi jadi pemenang lomba puisi tanpa sengaja, ada cewek mading yang ngejar-ngejar saya untuk minta wawancara. “Kamu Rangga, kan?” tanya cewek mading tersebut sambil ngajak salaman. Tapi saya abaikan tangan halusnya yang terjulur. Berhubung lupa kobokan, tangan saya masih ada bumbu rendang. Sebab saya makan siang di RM Padang. “Bukan. Saya sebenarnya siluman tengkorak,” kata saya berpura-pura. “Oh.” Cewek itu langsung percaya dan...
Pak Toni adalah pengusaha kaya, jenius, dan playboy. Dengan kelebihan yang dimiliki, beberapa kali dia berhasil menemukan teknologi canggih... di toko elektronik. Ketika ketemu barang yang dia mau, dia langsung beli kontan. Namun, kekayaan membuat Pak Toni sombong dan takabur. Dia kerap memamerkan barang-barang mewah di Instagram, membuat sobat miskin iri dan dengki. Sampai akhirnya, Pak Toni mendapat ‘teguran’. Akibat sombong, Pak Toni kena azab, dari dadanya secara misterius tumbuh besi berani. Hal itu membuat besi-besi rongsokan menempel ke badannya sehingga menutupi sekujur tubuh laksana armor. Setelah itu Pak Toni dikenal sebagai Manusia Besi Berani. Dari pengalaman spiritual itulah Pak Toni bertaubat dan mengabdikan hidupnya untuk menolong orang kesusahan dengan kekuatan supernya: harta benda bersifat duniawi. Dengan baju besinya, Pak Toni berkeliling kampung mencari orang yang butuh pertolongannya. Hari Senin, Pak Toni memberikan uang 12 juta kepada keluarga kurang mampu u...