Nama saya Rangga. Saya hanyalah seorang pelajar SMA biasa. Saya lebih memilih mengisi jam istirahat dengan baca buku di perpustakaan daripada baca koran di toilet khusus guru. sumber: Google Image Semua berubah ketika Pak Wardiman sang penjaga sekolah, tanpa sepengetahuan saya, mengikutkan puisi buatan saya dalam lomba cipta puisi tahunan yang diadakan oleh pihak sekolah. Lomba tersebut berhadiah sepeda kumbang. Tak dinyana, puisi buatan saya menang. Pak Wardiman mengambil hadiah sepedanya, kumbangnya untuk saya. Setelah saya resmi jadi pemenang lomba puisi tanpa sengaja, ada cewek mading yang ngejar-ngejar saya untuk minta wawancara. “Kamu Rangga, kan?” tanya cewek mading tersebut sambil ngajak salaman. Tapi saya abaikan tangan halusnya yang terjulur. Berhubung lupa kobokan, tangan saya masih ada bumbu rendang. Sebab saya makan siang di RM Padang. “Bukan. Saya sebenarnya siluman tengkorak,” kata saya berpura-pura. “Oh.” Cewek itu langsung percaya dan...
Awalnya, saya iseng bikin grup khusus main Werewolf di Telegram. Karena saya disuruh bikin grup baru oleh admin grup Family 100 gara-gara /startchaos di sana. Saya kira saya nggak bakal lama pakai aplikasi Telegram. Paling kalau udah bosen main Werewolf, bakal uninstall . Tapi ternyata anggapan saya salah. Ulah anggota grup World Werewolf Federation bikin saya ngakak hampir tiap hari. Saya pun jatuh cinta dan merasakan kenyamanan. Seperti yang dirasakan oleh Bena , Ilham , Mia dan Mamad Karburator . Tapi Reyhan merasakan sensasi yang berbeda . Sampai akhirnya, Bena mengajak saya dan teman-teman untuk melakukan perjalanan ke Solo. Di Solo, kami bakal bertemu Four Horsemen: Ilham, Jung Jawa, Justin dan Hana. Mereka berempat termasuk member favorit saya di grup. Ilham selalu ada untuk bercanda bersama. Jung nggak seaktif Ilham, tapi sekali muncul, dia selalu bawa jokes baru dan nggak biasa. Justin pernah impersonate Awkarin dan rutin bikin #JokesNjus yang ngegemesin....