Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Agustus, 2020

Ada Apa dengan Mamet?

Nama saya Rangga. Saya hanyalah seorang pelajar SMA biasa. Saya lebih memilih mengisi jam istirahat dengan baca buku di perpustakaan daripada baca koran di toilet khusus guru. sumber: Google Image Semua berubah ketika Pak Wardiman sang penjaga sekolah, tanpa sepengetahuan saya, mengikutkan puisi buatan saya dalam lomba cipta puisi tahunan yang diadakan oleh pihak sekolah. Lomba tersebut berhadiah sepeda kumbang. Tak dinyana, puisi buatan saya menang. Pak Wardiman mengambil hadiah sepedanya, kumbangnya untuk saya.  Setelah saya resmi jadi pemenang lomba puisi tanpa sengaja, ada cewek mading yang ngejar-ngejar saya untuk minta wawancara. “Kamu Rangga, kan?” tanya cewek mading tersebut sambil ngajak salaman. Tapi saya abaikan tangan halusnya yang terjulur. Berhubung lupa kobokan, tangan saya masih ada bumbu rendang. Sebab saya makan siang di RM Padang. “Bukan. Saya sebenarnya siluman tengkorak,” kata saya berpura-pura. “Oh.” Cewek itu langsung percaya dan...

Daftar Aplikasi Pendukung Bisnis untuk UKM

  Sebagian isi artikel ini mengutip dari website BukuWarung:  https://bukuwarung.com/aplikasi-pendukung-bisnis/ UKM atawa usaha kecil dan menengah adalah usaha dengan kekayaan bersih paling banyak 200 juta rupiah. Berbentuk usaha perorangan alias usaha rumahan yang tidak berbadan hukum, atau bisa juga berwujud koperasi. Untuk menjalankan UKM di era kiwari, kita bisa memanfaatkan berbagai aplikasi yang bersifat suportif. Berikut aplikasi pendukung bisnis UKM yang bisa digunakan demi kelancaran operasional. 1. Aplikasi BukuWarung untuk pembukuan Pembukuan adalah proses penting dalam sebuah usaha dengan tujuan profit. Supaya pelaku usaha tahu posisi keuangan usahanya, terutama laba. Aplikasi BukuWarung bisa dijadikan kasir pintar dalam genggaman. Sebab fiturnya bisa untuk mencatat seluruh penjualan, utang pelanggan, membuat laporan bisnis, dan tentu saja sebagai mesin kasir. Fitur yang menarik dari BukuWarung adalah kirim pesan untuk pelanggan yang belum membayar uta...

Peran Pengiriman Cargo dalam E-Commerce Tanah Air

Setelah disemprot Pak Jokowi di rapat kabinet tempo hari, para menteri sepertinya mulai memeras otak secara ekstra. Sesuai dengan arahan presiden untuk menjalankan langkah yang tidak biasa-biasa saja, satu per satu menteri mengeluarkan terobosan yang luar biasa. Demi mencapai titik balik perekonomian negara. Dimulai dengan Menteri Pertanian yang memperkenalkan kalung antivirus Corona yang bombastis sejak dari namanya. Sesuai dengan kapasitasnya, Pak Syahrul Yasin Limpo menyumbangkan komoditas kayu putih untuk melawan Covid-19. Beliau sampai mengesampingkan RP Kementan , hanya untuk membantu presiden yang mumet dengan kemerosotan ekonomi akibat pandemi. Logikanya, kalau kalung antivirus Corona diproduksi massal dan digunakan oleh seluruh rakyat, setengah masalah negara ini teratasi. Dengan keampuhan kalung ajaib itu, virus Corona bakalan pergi dari negara maritim ini. Alhasil supir truk tidak perlu rapid test hanya untuk menyeberang lewat pelabuhan. Begitu juga dengan pebisnis yang ...