Nama saya Rangga. Saya hanyalah seorang pelajar SMA biasa. Saya lebih memilih mengisi jam istirahat dengan baca buku di perpustakaan daripada baca koran di toilet khusus guru. sumber: Google Image Semua berubah ketika Pak Wardiman sang penjaga sekolah, tanpa sepengetahuan saya, mengikutkan puisi buatan saya dalam lomba cipta puisi tahunan yang diadakan oleh pihak sekolah. Lomba tersebut berhadiah sepeda kumbang. Tak dinyana, puisi buatan saya menang. Pak Wardiman mengambil hadiah sepedanya, kumbangnya untuk saya. Setelah saya resmi jadi pemenang lomba puisi tanpa sengaja, ada cewek mading yang ngejar-ngejar saya untuk minta wawancara. “Kamu Rangga, kan?” tanya cewek mading tersebut sambil ngajak salaman. Tapi saya abaikan tangan halusnya yang terjulur. Berhubung lupa kobokan, tangan saya masih ada bumbu rendang. Sebab saya makan siang di RM Padang. “Bukan. Saya sebenarnya siluman tengkorak,” kata saya berpura-pura. “Oh.” Cewek itu langsung percaya dan...
Muntah adalah suatu gejala dari suatu penyakit dan bukan merupakan sebuah penyakit itu sendiri. Muntah ditandai dengan gejala berupa keluarnya isi lambung dan usus melalui mulut secara paksa atau dengan kekuatan. Muntah sendiri merupakan refleks protektif dari tubuh karena dapat berfungsi melawan toksin yang tidak sengaja tertelan.
Selain itu, muntah sendiri juga merupakan usaha mengeluarkan racun dari dalam tubuh dan bisa mengurangi tekanan akibat adanya penyumbatan atau pembesaran organ.
Pembesaran ini
yang menyebabkan penekanan pada saluran pencernaan sehingga akan timbul muntah ini. Secara umum, muntah terdiri atas tiga fase berbeda.
Fase atau gejala itu, yaitu mual, retching atau manuver awal untuk muntah dan fase terakhir disebut regurgitasi atau pengeluaran isi lambung dan usus. Bagi anak-anak khususnya bayi, hal ini bisa cukup berbahaya karena dapat berpengaruh pada kondisi kesehatan bayi. Maka dari itu, penting bagi Anda untuk selalu menjaga kondisi kesehatan anak Anda.
Sebagai orang tua, jika anak khususnya bayi Anda mengalami hal demikian, maka Anda pun wajib untuk segera mengobatinya. Hal ini
agar gejala muntah tidak semakin parah dan muntah dapat segera terobati dengan baik dan benar. Alternatifnya adalah dengan membawa buah hati Anda ke dokter terdekat untuk mendapatkan pengobatan intensif.
Anda
pun harus siap-siap dalam urusan kesehatan anak apalagi bayi ini. Selain itu, muntah pada bayi dapat membuatnya mudah terserang berbagai macam penyakit lain. Hal itu juga berpotensi membahayakan kesehatan bayi karena bayi sendiri masih cukup rentan terkena bakteri dan virus.
Pemilihan obat untuk muntah atau mual pun Anda perlu perhatikan. Pastikan memilih obat yang sesuai dengan dosis bayi. Hal ini karena bayi yang masih rentan sehingga tidak semua obat cocok untuk diberikan pada bayi. Berikan obat sesuai dengan anjuran dokter agar dalam pengobatannya pun
tepat.
Anda dapat menyimak informasi lengkapnya di https://www.guesehat.com/obat-mual-muntah-yang-aman-untuk-bayi sekarang juga. Tak hanya itu, jika Anda ingin mengetahui informasi lain seputar kesehatan, dapat membacanya juga di www.guesehat.com yang menyajikan banyak informasi kesehatan khusus untuk Anda.

Komentar
Posting Komentar