Nama saya Rangga. Saya hanyalah seorang pelajar SMA biasa. Saya lebih memilih mengisi jam istirahat dengan baca buku di perpustakaan daripada baca koran di toilet khusus guru. sumber: Google Image Semua berubah ketika Pak Wardiman sang penjaga sekolah, tanpa sepengetahuan saya, mengikutkan puisi buatan saya dalam lomba cipta puisi tahunan yang diadakan oleh pihak sekolah. Lomba tersebut berhadiah sepeda kumbang. Tak dinyana, puisi buatan saya menang. Pak Wardiman mengambil hadiah sepedanya, kumbangnya untuk saya. Setelah saya resmi jadi pemenang lomba puisi tanpa sengaja, ada cewek mading yang ngejar-ngejar saya untuk minta wawancara. “Kamu Rangga, kan?” tanya cewek mading tersebut sambil ngajak salaman. Tapi saya abaikan tangan halusnya yang terjulur. Berhubung lupa kobokan, tangan saya masih ada bumbu rendang. Sebab saya makan siang di RM Padang. “Bukan. Saya sebenarnya siluman tengkorak,” kata saya berpura-pura. “Oh.” Cewek itu langsung percaya dan...
Setelah tinggal selama dua tahun di Jakarta, saya mulai memperhatikan pola unik dalam pilihan fashion warga ibu kota, khususnya saat bepergian sehari-hari. Mau tahu apa saja item wajib untuk tampil kece ala orang Jakarta? Simak daftar berikut! 1. Tas Fjällräven Kanken Sewaktu berangkat kerja naik motor, saya sering melihat pengendara motor di depan saya memakai tas Fjällräven Kanken. Tas punggung asal Swedia ini jadi andalan banyak warga Jakarta. Dengan desain minimalis dan material yang tahan lama, Fjällräven Kanken cocok dipakai untuk berbagai aktivitas, mulai dari ngantor hingga hangout. Ditambah lagi, warna-warnanya yang variatif bikin tas ini mudah dipadukan dengan outfit apa saja. Yang bikin saya kaget, harga tas ini paling murah adalah sejuta. Saya jadi ingat kalau saya pernah dijauhi teman saya yang asli Jakarta karena saya ke mana-mana pakai tas Palazzo. 2. Apple Watch Gadget yang satu ini lebih dari sekadar penunjuk waktu. Smart watch ini bisa jadi pernyataan sosial bahwa kam...