Nama saya Rangga. Saya hanyalah seorang pelajar SMA biasa. Saya lebih memilih mengisi jam istirahat dengan baca buku di perpustakaan daripada baca koran di toilet khusus guru. sumber: Google Image Semua berubah ketika Pak Wardiman sang penjaga sekolah, tanpa sepengetahuan saya, mengikutkan puisi buatan saya dalam lomba cipta puisi tahunan yang diadakan oleh pihak sekolah. Lomba tersebut berhadiah sepeda kumbang. Tak dinyana, puisi buatan saya menang. Pak Wardiman mengambil hadiah sepedanya, kumbangnya untuk saya. Setelah saya resmi jadi pemenang lomba puisi tanpa sengaja, ada cewek mading yang ngejar-ngejar saya untuk minta wawancara. “Kamu Rangga, kan?” tanya cewek mading tersebut sambil ngajak salaman. Tapi saya abaikan tangan halusnya yang terjulur. Berhubung lupa kobokan, tangan saya masih ada bumbu rendang. Sebab saya makan siang di RM Padang. “Bukan. Saya sebenarnya siluman tengkorak,” kata saya berpura-pura. “Oh.” Cewek itu langsung percaya dan...
Pengalaman traveling paling seru yang pernah terjadi di hidup saya adalah ketika kali pertama ke luar negeri. Saya berkesempatan menjejakkan kaki di Thailand, tempat asal Mario Maurer. Sebelum terbang ke Thailand, saya sudah antusias baca travel tips di internet. Mengikuti wejangan para travel blogger , saya siapkan segala hal yang dibutuhkan: paspor dan uang baht. Setelah bikin paspor di kantor imigrasi, saya menukarkan uang rupiah ke baht di money changer . Saya juga sudah siap-siap untuk membeli paket roaming agar kartu seluler saya tetap aktif di luar Indonesia. Saat baru turun dari pesawat dan tiba di bandara Don Mueang, saya tak bisa menahan cengiran. Akhirnya, saya ke luar negeri juga! Mata saya langsung mengamati keadaan sekitar yang dipenuhi oleh orang-orang asli Thailand serta turis-turis internasional. Telinga saya juga mendengar bahasa Thailand yang diucapkan langsung oleh orang Thailand. Selama ini saya mendengar orang ngomong bahasa Thailand hanya dari film-film k...