Nama saya Rangga. Saya hanyalah seorang pelajar SMA biasa. Saya lebih memilih mengisi jam istirahat dengan baca buku di perpustakaan daripada baca koran di toilet khusus guru. sumber: Google Image Semua berubah ketika Pak Wardiman sang penjaga sekolah, tanpa sepengetahuan saya, mengikutkan puisi buatan saya dalam lomba cipta puisi tahunan yang diadakan oleh pihak sekolah. Lomba tersebut berhadiah sepeda kumbang. Tak dinyana, puisi buatan saya menang. Pak Wardiman mengambil hadiah sepedanya, kumbangnya untuk saya. Setelah saya resmi jadi pemenang lomba puisi tanpa sengaja, ada cewek mading yang ngejar-ngejar saya untuk minta wawancara. “Kamu Rangga, kan?” tanya cewek mading tersebut sambil ngajak salaman. Tapi saya abaikan tangan halusnya yang terjulur. Berhubung lupa kobokan, tangan saya masih ada bumbu rendang. Sebab saya makan siang di RM Padang. “Bukan. Saya sebenarnya siluman tengkorak,” kata saya berpura-pura. “Oh.” Cewek itu langsung percaya dan...
Ketika drakor Start-Up mengudara, penonton terbagi menjadi dua kubu: Team Do-san dan Team Ji-pyeong. Sampai tiba di ending, Team Ji-pyeong harus berlapang dada. Sebab Dal-mi sang pemeran utama wanita menjatuhkan hati pada Do-san. Ternyata Ji-pyeong hanyalah mak comblang. Kepiawaian akting Kim Seon-ho sebagai Ji-pyeong membuat penggemar bersimpati sampai terkena second lead syndrome. Sebuah kondisi dimana kamu diam-diam lebih menyukai pemeran utama kedua ketimbang sang tokoh utama. Ketika Kim Seon-ho kembali hadir di drakor bertajuk Hometown Cha-Cha-Cha, penggemarnya pun mengharapkan akhir yang bahagia. Kali ini, ia berperan sebagai Hong Du-sik alias Hong Banjang (Kepala Hong), pria berkepala tiga serba bisa asal Desa Gongjin. Di drakor Hometown Cha-Cha-Cha, Kim Seon-ho beradu akting dengan Shin Min-a. Di sini Mpok Min-a berperan sebagai dokter gigi bernama Yoon Hye-jin. Sewaktu Hye-jin bertandang ke Desa Gongjin, ia bertemu dengan Hong Du-sik dalam berbagai kesempatan. Be...